BLOG

E-Commerce Furnitur LIVAZA Raih Pendanaan Awal Dari East Ventures

E-Commerce Furnitur LIVAZA Raih Pendanaan Awal Dari East Ventures

ID Tech in Asia – Website e-commerce yang bergerak di ranah furnitur Livaza, hari ini (15/4) mengumumkan telah mendapatkan pendanaan tahap awal (seed funding) dari East Ventures. Seperti dikutip dari press release yang diterima Tech in Asia besaran pendanaan sendiri tidak disebutkan, namun Founder sekaligus CEO William Budiharsono menyebutkan bahwa perolehan pendanaan ini mencapai enam digit. Pendanaan ini akan digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan dan menjangkau pasar yang lebih luas. “Fokus utama dari pendanaan ini adalah pengembangan SDM, teknologi dan produknya sendiri,” jelasnya.

Sebagai e-commerce yang bergerak di ranah furnitur, Livaza tidak hanya menjual produk-produk yang tersedia di website, namun juga menyediakan layanan pemesanan Made to Order dimana pembeli bisa membuat pesanan sesuai desain yang mereka inginkan. Selain itu, ongkos pengiriman untuk semua produk juga diberikan secara gratis.

Lebih jauh, Livaza sendiri berharap bisa memberikan dukungan terhadap industri kreatif berbasis teknologi. “Kami ingin membantu desainer full time ataupun part time untuk mewujudkan kreasi mereka menjadi nyata. Tentunya mereka juga akan mendapat royalti ketika produknya laku di pasaran,” kata William. Sementara untuk target pasar sendiri William cukup optimis Livaza bisa menembus pasar regional “Kami menargetkan bisa mendapat 10 persen market share Asia Pasifik dalam 5 tahun,” ungkapnya.

Terkait pendanaan ini, Managing Partner East Ventures Willson Cuaca mengatakan bila pihaknya melihat perkembangan ranah furnitur di tanah air menunjukkan indikasi positif. “Pemain e-commerce di ranah ini adalah salah satu yang paling kami tunggu. Furnitur sendiri merupakan komoditas yang banyak diminati masyarakat kelas menengah di Indonesia.”

Di Indonesia, e-commerce yang khusus bergerak di ranah furnitur jumlahnya memang belum banyak. Namun secara tidak langsung Livaza akan bersaing dengan raksasa furnitur yang sudah lebih dulu hadir seperti IKEA dan Kare.

TAGS > , ,